Background: In the workplace, high workload is a common problem. Furthermore, the added pressure to complete a large amount of work can cause stress and anxiety among employees. Work-Related Stress (WRS) is a person's response when faced with work demands and pressures that are inconsistent with their abilities and knowledge and challenge their ability to cope. Work stress worsens when workers receive little support from superiors or coworkers and little control over their work processes. Purpose: To determine the relationship between workload and job stress among workers in the coastal textile industry. Method: This descriptive quantitative study used a total sampling technique. The study was conducted from November to December 2025 in the Coastal Textile Industry in Mojolaban District, Sukoharjo Regency. The population consisted of 62 coastal textile industry workers. The instruments used were the Job Stress Scale questionnaire and the NASA Task Load Index (TLX) questionnaire. Data were processed using SPSS version 26 software with bivariate analysis. Computerized bivariate analysis calculations, interpreted using a p-value of 0.05 with 5% precision, indicate an effect if the p-value is ≤ 0.05. Results: The significance value obtained was 0.033 (significance < 0.05), proving a relationship between the variables. The two variables also had a correlation coefficient of 0.271, indicating a low-level relationship. This correlation coefficient also showed positive results. The higher the workload received by workers, the greater the perceived work stress. Conversely, the lower the workload, the lower the perceived work stress. This indicates that an appropriate workload impacts employee work stress. Conclusion: There is a significant relationship between workload and work stress among workers in the beachwear business. Suggestion: Future researchers are expected to add other variables that influence work stress, such as the work environment or leadership style. Keywords: Beachwear Business; Employees; Workload; Work Stress. Pendahuluan: Dalam dunia kerja, beban kerja yang tinggi merupakan permasalahan yang sering dijumpai. Selain itu, dengan ditambahnya tekanan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang banyak membuat para karyawan tertekan dan stres. Stres kerja (Work-Related Stress) merupakan respon yang dimiliki seseorang ketika dihadapkan dengan tuntutan dan tekanan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan pekerja serta menantang kemampuan pekerja untuk mengatasinya. Stres kerja menjadi lebih buruk ketika pekerja mendapat sedikit dukungan dari atasan atau teman kerja dan sedikit kontrol terhadap proses kerjanya Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan antara beban kerja dengan stress kerja pada pekerja usaha kain pantai. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November–Desember 2025, di Usaha Kain Pantai Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 62 pekerja usaha kain pantai. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner The Workplace Stress Scale dan Beban Kerja menggunakan NASA Task Load Index (TLX). Pengolahan data menggunakan software SPSS Versi 26 dengan analisis bivariat. Perhitungan analisis bivariat secara komputerisasi dengan interpretasi menggunakan p-value 0.05 dengan presisi 5%, maka dikatakan berpengaruh jika p-value ≤ 0.05. Hasil: Nilai sig yang didapat adalah 0.033 (sig < 0.05), membuktikan adanya hubungan antar variabel. Kedua variabel juga memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0.271, diasumsikan bahwa terdapat hubungan pada tingkat rendah. Koefisien korelasi tersebut juga menunjukkan hasil yang positif. Semakin tinggi beban kerja yang diterima pada pekerja, maka stres kerja yang dirasakan juga akan semakin meningkat, begitupun sebaliknya, jika beban kerja semakin rendah, maka stres kerja yang dialami juga akan semakin rendah pula. Hal ini menunjukkan bahwa kesesuaian beban kerja akan berdampak terhadap hadirnya stres kerja karyawan. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja terhadap stress kerja pada pekerja usaha kain pantai. Saran: Peneliti selanjutnya, diharapkan untuk menambah variabel lain yang memengaruhi stres kerja, seperti lingkungan kerja atau gaya kepemimpinan. Kata Kunci: Beban Kerja; Karyawan; Stres Kerja; Usaha Kain Pantai.
Copyrights © 2026