Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menganalisis bagaimana phubbing memengaruhi interaksi sosial siswa kelas VIII. Penelitian ini menerapkan desain regresi linier sederhana dan metodologi kuantitatif. Sebanyak 255 siswa dipilih melalui teknik stratified random sampling selaku sampel penelitian. Angket skala Likert digunakan untuk mengukur tingkat phubbing beserta kualitas interaksi sosial siswa. Temuan analisis memperlihatkan bahwa phubbing berpengaruh negatif terhadap interaksi sosial. Phubbing berkontribusi atas 69,2% variasi dalam interaksi sosial siswa. Hal tersebut menurut nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,692. Menurut temuan ini, kualitas interaksi sosial siswa di kelas menurun seiring dengan meningkatnya perilaku phubbing. Alhasil, pihak sekolah dan orang tua harus mengambil langkah-langkah preventif dan edukatif untuk mengelola penggunaan smartphone. Tujuannya untuk menunjang perkembangan sosial siswa.
Copyrights © 2026