Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
Vol 4 No 2 (2026): 2026

Yurisdiksi International Criminal Court pada Kasus Duterte dan Pertanggungjawaban Pidana Pasca Penarikan Diri Filipina dari Statuta Roma

Muhammad Edwar (Unknown)
Efticha Sary, Wevy (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Apr 2026

Abstract

Penarikan diri Filipina dari Statuta Roma menimbulkan perdebatan mengenai keberlanjutan yurisdiksi International Criminal Court (ICC) serta pertanggungjawaban pidana atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam kebijakan War on Drugs pada masa pemerintahan Rodrigo Duterte. Ribuan kematian yang diduga merupakan pembunuhan di luar proses hukum memunculkan perhatian komunitas internasional dan mendorong ICC melakukan pemeriksaan awal pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberlanjutan yurisdiksi ICC pasca penarikan diri Filipina dari Statuta Roma serta implikasinya terhadap pertanggungjawaban pidana individual mantan kepala negara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penarikan diri Filipina tidak menghapus yurisdiksi ICC terhadap kejahatan yang terjadi selama masa keanggotaan negara tersebut. Berdasarkan Pasal 127 Statuta Roma, ICC tetap memiliki kewenangan ratione temporis, sehingga pertanggungjawaban pidana individual atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan tetap dapat ditegakkan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

AlZayn

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan ...