Artikel ini membahas tentang Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam kontek Kurikulum berbasis Teknologi Digital, di SMP Islam Athirah Bone Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan, dan model evaluasi Countenance Stake difokuskan pada tiga fase: konteks (antecedents), proses (transactions), dan hasil (outcomes). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam konteks kurikulum berbasis teknologi digital (kurikulum PAI digital). Intrument yang digunakan meliputi panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dari bagian konteks (antecedents) bahwa sekolah memiliki landasan kebijakan yang kuat dalam mendukung implementasi kurikulum PAI berbasis teknologi digital, sebagai bentuk komitmen institusi dalam mengikuti perkembangan teknologi pendidikan. Bagian proses (transactions), Proses pelaksanaan kurikulum PAI berbasis teknologi digital di sekolah berlangsung dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran, seperti Canva, video interaktif, e-learning, aplikasi Al-Qur’an digital, YouTube, Muslim Pro, serta layanan kecerdasan buatan. Guru PAI menggunakan media tersebut untuk membuat pembelajaran lebih visual, menarik, dan mudah diakses siswa. Dan hasil (outcomes), Penggunaan teknologi mendorong siswa untuk belajar secara mandiri melalui akses informasi luas dan cepat. Selain itu, guru menilai bahwa media digital memiliki potensi besar dalam memperkuat nilai spiritual dan moral siswa apabila digunakan dengan benar. Selain itu terdapat kendala yaitu Minimnya pengawasan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan teknologi, misalnya mengakses konten lain di luar materi pelajaran. Hal ini mengindikasikan perlunya sistem pengawasan digital yang lebih terstruktur serta peningkatan literasi digital bagi guru dan siswa. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, penguatan regulasi, dan pendampingan guru, pembelajaran PAI digital berpotensi menjadi model pembelajaran yang relevan untuk mengembangkan generasi religius yang adaptif terhadap perkembangan teknologi di era modern ini.
Copyrights © 2026