Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan pembentukan karakter Kristiani bagi remaja di era digital di HKBP Helvetia Medan. Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak positif sekaligus tantangan serius bagi perkembangan moral, psikologis, dan spiritual remaja. Media sosial, penggunaan gawai yang berlebihan, serta paparan informasi tanpa batas dapat memengaruhi pembentukan identitas dan karakter generasi muda. Oleh karena itu, gereja memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan yang edukatif, pastoral, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model partisipatif. Subjek kegiatan adalah remaja usia 12–16 tahun yang tergabung dalam persekutuan remaja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, serta angket pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman dan kesadaran peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai dampak penggunaan media digital, meningkatnya partisipasi aktif dalam diskusi, serta munculnya komitmen untuk menggunakan teknologi secara lebih bijaksana dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026