Industri kuliner rumahan, khususnya warung makan skala mikro, memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian lokal dan ketahanan ekonomi rumah tangga. Namun, pelaku usaha masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek pemasaran yang masih konvensional dan rendahnya literasi digital. Kondisi ini menyebabkan terbatasnya jangkauan pasar dan kurang optimalnya peningkatan pendapatan. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen menuju platform digital, pendampingan digital marketing menjadi penting untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku warung makan skala mikro dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi pemasaran yang efektif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan meliputi pelatihan penggunaan media sosial, pembuatan akun bisnis digital, dan fotografi produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital pelaku usaha, terbentuknya identitas merek, serta meningkatnya aktivitas promosi melalui media digital. Mitra juga mengalami peningkatan jangkauan pasar dan jumlah pelanggan, yang berdampak pada kenaikan pendapatan usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan digital marketing efektif dalam memperkuat industri kuliner rumahan berbasis UMKM. Kegiatan ini memiliki implikasi penting dalam mendorong transformasi digital, meningkatkan daya saing usaha mikro, serta mendukung penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026