Penelitian ini mengkaji pengaruh model pembelajaran POE2WE (Prediction, Observation, Explanation, Elaboration, Write, Evaluation) yang diintegrasikan dengan pendekatan Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS kelas III SD Negeri 107423 Tanjung Garbus Tahun Ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, dibuktikan oleh 60% siswa berkategori rendah, ketidaktuntasan ujian tengah semester sebesar 72%, dan dominasi pendekatan teacher-centered. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment nonequivalent control group. Sampel terdiri dari 25 siswa kelas IIIA (eksperimen) dan 19 siswa kelas IIIB (kontrol) yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen berupa tes esai 15 butir valid mengukur indikator berpikir kritis C4, C5, dan C6, dengan reliabilitas Cronbach's Alpha 0,874. Analisis data meliputi uji Shapiro-Wilk, Levene, Independent Sample T-Test, dan N-Gain. Hasil menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 62, jauh melampaui kelas kontrol sebesar 38. N-Gain eksperimen mencapai 49,77% (sedang) dibanding kontrol 9,31% (rendah). Uji T menghasilkan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Hâ‚€ ditolak. Model POE2WE terintegrasi CPA terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026