Keterampilan pemecahan masalah peserta didik kelas IV SD Negeri Kedawung 3 dalam materi keragaman budaya Indonesia masih tergolong rendah, dengan rata-rata nilai pratindakan 49,5 dan ketuntasan hanya 14,29%. Pembelajaran konvensional dan minimnya media interaktif menjadi faktor utama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus, melibatkan guru kelas IV dan 28 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi; validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik; analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Penerapan model quantum learning berbantuan media audio visual meningkatkan keterampilan pemecahan masalah secara bertahap: rata-rata nilai meningkat dari 49,5 (pratindakan) menjadi 76,04 (Siklus II P2), dengan persentase ketuntasan akhir 82,14%, melampaui indikator keberhasilan 80%. Kinerja guru meningkat dari 64,28% menjadi 96,42%, dan aktivitas peserta didik dari 48,61% menjadi 90,28%. Model quantum learning berbantuan media audio visual terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah pada materi kontekstual seperti keragaman budaya Indonesia.
Copyrights © 2026