Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi penting dalam keberhasilan belajar siswa sekolah dasar, sehingga kesulitannya perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesulitan membaca permulaan serta faktor-faktor penyebabnya pada siswa kelas satu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, melibatkan satu guru kelas dan delapan siswa yang dipilih secara purposif, dengan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan dalam membedakan huruf, membaca gabungan konsonan, dan merangkai kata, yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya strategi pembelajaran adaptif dan kolaborasi antara guru dan orang tua.
Copyrights © 2026