Artikel ini merupakan pengembangan model layanan konseling kelompok Islami berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) sebagai upaya integratif antara pendekatan psikologis dan nilai-nilai spiritual Islam. Melalui metode studi kepustakaan, penelitian ini menelaah berbagai sumber ilmiah, Al-Qur’an, dan hadis untuk merumuskan kerangka teoritis yang holistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggabungan nilai-nilai Islam seperti tawakkul, sabr, syukur, husnuzan, dan muhasabah dalam teknik-teknik CBT mampu memperkuat perubahan pikiran, perilaku, dan spiritual individu. Layanan ini dilaksanakan melalui lima tahapan utama—pra kelompok, transisi, kerja, konsolidasi, dan terminasi dengan penerapan teknik seperti Cognitive Restructuring berbasis tauhid dan Mindfulness berbasis dzikir. Integrasi ini menjadikan konseling lebih bermakna, kontekstual, dan sesuai fitrah manusia, karena tidak hanya membantu individu mengatasi masalah psikologis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual menuju kesejahteraan mental dan kedekatan dengan Allah SWT.
Copyrights © 2025