Banyaknya mahasiswa yang menetap di kelurahan Sekaran, berefek pada banyaknya usaha kuliner atau warung-warung yang dijalankan oleh penduduk Sekaran. Ada beberapa permasalahan yang dijumpai berkaitan dengan pengolahan sayuran. Salah satu permasalahannya adalah: masih banyak yang mengolah sayuran seperti wortel, kentang, dll dengan cara manual yaitu dipotong satu persatu. Hal ini membutuhkan waktu yang lama untuk memotong-motong sayuran untuk diolah. Pelaku usaha kuliner belum banyak yang menggunakan alat pemotong sayuran untuk mempercepat proses pemotongan sayuran. Solusi yang ditawarkan adalah dengan mensosialisasikan alat pemotong sayuran, memberi pelatihan penggunaan alat pemotong sayuran dan pendampingan. Pelatihan dan pendampingan kepada mitra diprioritaskan untuk pemberian pemahaman tentang efisiensi dalam bekerja dalam meningkatkan produktivitasnya, pemberian wawasan potensi ekonomi dalam penggunaan alat, pengenalan alat pemotong sayuran, dan pelatihan penggunaan alat pemotong sayuran untuk usaha kuliner. Hasil yang ditargetkan adalah peserta kegiatan dapat menggunakan alat pemotong sayuran dengan baik, produktivitas usaha kulinernya meningkat, dan keuntungan yang diperoleh juga meningkat
Copyrights © 2026