Hasanuddin Journal of Public Health
Vol. 5 No. 1: FEBRUARY 2024

ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI PT. X

Tiara Maharani Nur Hiliyatin Nisaa Abastian (Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin)
Yahya Thamrin (Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin)
Atjo Wahyu (Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin)



Article Info

Publish Date
29 Feb 2024

Abstract

Latar Belakang: Bahaya kerja (work hazard) merupakan potensi kerugian yang akan selalu berada di sekitar pekerja saat mengerjakan pekerjaan. Sumber potensi kerugian ini berasal dari interaksi antar unsur produksi, seperti manusia, peralatan, material/bahan, proses produksi dan metode/prosedur yang digunakan dalam melakukan pekerjaan. Menurut laporan BPJS Ketenagakerjaan (2023), angka kecelakaan kerja sepanjang Januari-November 2022 sebanyak 265.334 kasus. Jumlah ini naik 13,26% dibanding sepanjang tahun 2021 dengan besaran 234.270 kasus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, lama waktu kerja, unsafe action, unsafe condition, dan pelatihan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi PT. X. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi case control dengan sampel sebanyak 23 sampel untuk kelompok kasus dan 46 sampel untuk kelompok kontrol. Menggunakan uji Chi-Square untuk analisis bivariat dan uji Regresi Logistik Berganda untuk analisis multivariat. Hasil: Uji statistik menunjukkan usia (p-value 0,048), masa kerja (p-value 0,000), unsafe action (p-value 0,000), unsafe condition (p-value 0,030) dan pelatihan (p-value 0,041) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kecelakaan kerja. Sedangkan pendidikan (p-value 0,573) dan lama waktu kerja (p-value 0,511) tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan terhadap kejadian kecelakaan kerja. Faktor risiko dominan terhadap kecelakaan kerja selama sepuluh tahun terakhir di bagian produksi PT. X adalah unsafe action dengan signifikansi 0,001. Kesimpulan: Pekerja diharapkan lebih mawas diri ketika melakukan pekerjaan agar tidak melakukan unsafe action. Faktor risiko yang berhubungan dengan kecelakaan kerja harus mendapat perhatian khusus dari manajemen perusahaan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

hjph

Publisher

Subject

Public Health

Description

Aims and Scope Hasanuddin Journal of Public Health: Epidemiology Health Education and Promotion Environmental Health Occupational Health and Safety Health Administration and Policy Biostatistics Reproductive Health Hospital Management Nutrition Science Health Information ...