Latar Belakang: Perilaku tidak aman adalah perbuatan berbahaya dari manusia atau pekerja yang dilatar belakangi oleh faktor-faktor internal seperti sikap dan tingkah laku yang tidak aman, kurangnya pengetahuan dan keterampilan, penurunan konsentrasi, kurang adanya motivasi kerja, kelelahan dan kejenuhan. Perilaku tidak aman 94% memberikan kontribusi pada terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja di Bandar Udara Khusus Sorowako. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pekerja di Bandar Udara Khusus Sorowako sebanyak 70 orang, dan sampel ditentukan menggunakan exhaustive sampling ditemukan sebanyak 70 sampel. Data dikumpul menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara masa kerja (p=0,000), sikap (p=0,000), dan pelatihan K3 (p=0,005) dengan perilaku tidak aman pada pekerja di Bandar Udara Khusus Sorowako. Sedangkan pengetahuan (p=0,248), tindakan (p=0,957), dan pengawasan (p=0,720) tidak berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja di Bandar Udara Khusus Sorowako. Kesimpulan: Terdapat adanya hubungan yang signifikan antara masa kerja, sikap, dan pelatihan K3 dengan perilaku tidak aman pada pekerja di Bandar Udara Khusus Sorowako. Pekerja di Bandar Udara Khusus Sorowako disarankan untuk selalu mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Copyrights © 2024