Latar Belakang: Skrining kesehatan pra nikah atau premarital screening adalah serangkaian tes pemeriksaan penyakit genetik dan penyakit menular untuk mencegah risiko terjadinya penyakit pada pasangan atau keturunan yang dilakukan sebelum menikah. Cakupan pemeriksaan di Kota Makassar pada tahun 2022 hanya mencapai 19% dari target 90%, dengan cakupan paling rendah di Kecamatan Tallo. Tujuan: Mengetahui adanya hubungan usia, pendidikan, pengetahuan, sikap, sumber informasi, dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan pelayanan skrining kesehatan pra nikah pada calon pengantin di Kecamatan Tallo Kota Makassar Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian seluruh calon pengantin wanita yang mendaftar menikah pada Kantor Urusan Agama Tallo Tahun 2024, dengan besar sampel minimal 100 calon pengantin wanita diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Sebanyak 38 (38%) dari 100 responden memanfaatkan pelayanan skrining kesehatan pra nikah. Hasil analisis bivariat Chi-Square menunjukkan variabel yang memiliki hubungan dengan pemanfaatan pelayanan skrining pra nikah yaitu usia (p: 0,010), pendidikan (p: 0,000), sumber informasi (p: 0,000), dan dukungan keluarga (p: 0,008). Kesimpulan: Pada uji bivariat, variabel usia, pendidikan, sumber informasi, dan dukungan keluarga menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemanfaatan pelayanan skrining kesehatan pra nikah
Copyrights © 2025