Jimstek
Vol. 8 No. 01 (2026): JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi

Analisis Pengendalian Kualitas Produk Bata Ringan Dengan Pendekatan Metode Six Sigma Dan FMEA-AHP di PT Nusantara Building Industries (PT.NBI)

Habib Syahrun Ramadhan Habib (Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta)
Yunita Primasanti (Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta)
Agung Widiyanto Fajar Sutrisno (Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta)
Anita Oktaviana Trisna Devi (Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta)



Article Info

Publish Date
05 Feb 2026

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan aspek penting dalam menjaga konsistensi mutu produk, khususnya pada industri bata ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja proses dan mengidentifikasi faktor risiko penyebab cacat. Metode yang digunakan yaitu Six Sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control), dikombinasikan dengan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai tingkat sigma proses produksi bata ringan periode Januari – Desember 2024 sebesar 3,905, yang artinya bahwa proses produksi bata ringan di PT NBI sudah memenuhi atau melebihi standar rata-rata kualitas di Indonesia. Jenis reject dominan dari hasil analisis diagram pareto yaitu pecah, gompal, dan dimensi dengan total persentase reject kumulatif sebesar 91,74%. Berdasarkan perhitungan FMEA-AHP, diperoleh faktor prioritas penyebab cacat yaitu pada jenis reject pecah dan gompal antara lain proses cutting pada penetrasi rendah atau green cake keras dengan nilai RPN sebesar 6,96, proses oiling kurang merata dengan nilai RPN 6,78, adanya gap atau terjadi hentakan antara meja tilting dengan green cake dengan nilai RPN 6,7. Sedangkan pada jenis reject dimensi antara lain operator kurang teliti dengan nilai RPN sebesar 7,11, operator kurang pengecekan dengan nilai RPN 6,56, pengembangan cake pendek dengan nilai RPN 6,37.

Copyrights © 2026