Perkembangan globalisasi yang ditandai oleh arus informasi yang cepat serta kecenderungan gaya hidup materialistik berpotensi memengaruhi dimensi spiritual masyarakat. Kondisi ini menuntut adanya upaya pembinaan keagamaan yang mampu memperkuat pemahaman dan penghayatan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan rohani Islam dan kajian Al-Qur’an serta kontribusinya terhadap penguatan spiritualitas jamaah di Majelis Taklim Perumahan Gria Pinaringan Asri, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain partisipatoris yang menempatkan jamaah sebagai subjek aktif dalam proses pembinaan spiritual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dialog partisipatif, dan dokumentasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap identifikasi kondisi spiritual jamaah, pelaksanaan bimbingan rohani Islam dan kajian Al-Qur’an secara terstruktur, serta evaluasi reflektif terhadap proses kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bimbingan rohani Islam dan kajian Al-Qur’an mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran spiritual jamaah. Integrasi kajian Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad SAW, serta kitab-kitab klasik seperti Durratun Nasihin dan Ihya’ Ulumuddin membantu jamaah memahami nilai-nilai spiritual secara lebih kontekstual dan reflektif. Keterlibatan aktif jamaah dalam kegiatan juga mendorong internalisasi nilai akhlak, ibadah, dan muamalah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, majelis taklim memiliki peran strategis sebagai ruang pembinaan spiritual masyarakat, dan kegiatan bimbingan rohani Islam berbasis kajian Al-Qur’an dapat menjadi model pembinaan keagamaan yang relevan dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.
Copyrights © 2025