Kapitalisme adalah bagian dari globalisasi yang melahirkan budaya konsumtif. Budaya konsumerisme adalah pemenuhan keinginan seseorang yang lebih besar dari pemenuhan kebutuhan. Pelaku konsumerisme cenderung memaksakan pengeluaran diluar kemampuannya demi mengikuti trend dan berusaha menempati kedudukan sosial tertentu. Hal ini menjadi penting untuk dikaji karena dalam ajaran islam kita diajarkan akhlak untuk tidak berfoya – foya dan mubadzir. Secara umum pelaku konsumerisme juga cenderung malas bekerja , tidak memiliki motivasi untuk maju , dan boros. Berdasarkan hal tersebut , artikel ini akan mengajukan satu permasalahan tentang bagaimana konsumerisme mulai menjadi budaya masyarakat Indonesia dan bagaimana cara mengatasinya. Permasalahan tersebut akan dikaji menggunakan perspektif prodi Administrasi Bisnis. Artikel ini berargumen bahwa budaya konsumerisme telah mengubah pola hidup masyarakat menjadi pribadi yang boros , materialistis , suka berfoya – foya serta hilangnya motivasi untuk memperbaiki diri. Untuk menghindari dampak konsumerisme , masyarakat harus memperkuat akhlak mereka dan memahami bahaya konsumerisme itu sendiri. Dan memanfaatkan teknologi yang ada serta berdamai dengan kapitalisme dengan memanfaatkannya sebaik mungkin.
Copyrights © 2024