Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam menumbuhkan kemandirian belajar pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran aktif dan berorientasi siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek tiga guru PJOK di sekolah dasar wilayah Kota Serang, Provinsi Banten. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan pembelajaran, serta analisis dokumen yang berkaitan dengan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran PJOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PJOK berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa untuk belajar secara mandiri melalui aktivitas jasmani yang menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan reflektif. Guru memberikan scaffolding berupa arahan, umpan balik positif, serta kesempatan bagi siswa untuk mengambil keputusan dan melakukan evaluasi diri. Kemandirian belajar tumbuh ketika siswa dilibatkan aktif dalam merencanakan, melaksanakan, dan merefleksikan pengalaman belajar jasmani. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran PJOK tidak hanya diukur dari aspek keterampilan fisik, tetapi juga dari kemampuan siswa dalam mengelola proses belajar secara mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab sebagai bekal karakter profil pelajar Pancasila.
Copyrights © 2024