Protein sangat penting bagi atlet karena mendukung pertumbuhan, memperbaiki dan membangun jaringan otot yang diperlukan dalam olahraga, serta berfungsi sebagai sumber energi cadangan saat karbohidrat dan lemak menurun. Hemoglobin, protein kaya zat besi berwarna merah, berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh melalui proses oksigenasi dan deoksigenasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan protein dengan kadar hemoglobin pada atlet remaja di Maguwoharjo Football Academy. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan desain cross-sectional. Responden penelitian melibatkan 21 atlet berusia 14-15 tahun yang di pilih melalui teknik total sampling. Data asupan protein dikumpulkan melalui wawancara recall 24 jam selama tiga hari dan analisis menggunakan Nutrisurvey 2017. Pengecekan hemoglobin dilakukan pemgambilan darah menggunakan alat quick tes easy touch GCHb yang kemudian di kategorikan sesuai dengan kebutuhan atlet. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dengan p-value <0,05. Rerata asupan protein 85,84% atlet remaja yang memiliki asupan protein kurang sebesar 47,62%, rerata kadar hemoglobin 15,77% atlet remaja yang memiliki hemoglobin normal sebesar 71,43%. Uji hubungan menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan hemoglobin pada atlet remaja Maguwoharjo Football Academy (p=0,7817).
Copyrights © 2025