p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sinar Sport Journal
Dittasari Putriana
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Asupan Protein dengan Kadar Hemoglobin pada Atlet Remaja Maguwoharjo Football Academy Masyita Agri Venty; Kurnia Mar’atus Solichah; Dittasari Putriana
Sinar Sport Journal Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/ssj.v5i2.3747

Abstract

Protein sangat penting bagi atlet karena mendukung pertumbuhan, memperbaiki dan membangun jaringan otot yang diperlukan dalam olahraga, serta berfungsi sebagai sumber energi cadangan saat karbohidrat dan lemak menurun. Hemoglobin, protein kaya zat besi berwarna merah, berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh melalui proses oksigenasi dan deoksigenasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan protein dengan kadar hemoglobin pada atlet remaja di Maguwoharjo Football Academy. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan desain cross-sectional. Responden penelitian melibatkan 21 atlet berusia 14-15 tahun yang di pilih melalui teknik total sampling. Data asupan protein dikumpulkan melalui wawancara recall 24 jam selama tiga hari dan analisis menggunakan Nutrisurvey 2017. Pengecekan hemoglobin dilakukan pemgambilan darah menggunakan alat quick tes easy touch GCHb yang kemudian di kategorikan sesuai dengan kebutuhan atlet. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dengan p-value <0,05. Rerata asupan protein 85,84% atlet remaja yang memiliki asupan protein kurang sebesar 47,62%, rerata kadar hemoglobin 15,77% atlet remaja yang memiliki hemoglobin normal sebesar 71,43%. Uji hubungan menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan hemoglobin pada atlet remaja Maguwoharjo Football Academy (p=0,7817).
Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi pada Atlet Remaja di Maguwoharjo Football Academy Shilva Dwi Wiranti; Kurnia Mar’atus Solichah; Dittasari Putriana
Sinar Sport Journal Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/ssj.v5i2.3748

Abstract

Setiap atlet perlu memperhatikan pemenuhan kebutuhan gizinya, khususnya dalam hal keseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi, baik pada fase sebelum, saat, maupun setelah latihan atau pertandingan. Asupan gizi yang sesuai dengan karakteristik individu dan cabang olahraga sangat penting untuk memastikan kecukupan energi dan zat gizi guna menunjang performa dan mencegah kelelahan atau cedera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dengan status pada atlet remaja di Maguwoharjo Football Academy. Metode penelitian observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Responden penelitian melibatkan 23 atlet berusia 13 – 15 tahun yang dipilih melalui teknik total sampling. Data Pola Makan (jumlah, jenis, dan frekuensi makan) dikumpulkan melalui wawancara SQ-FFQ kurun waktu 1 bulan terakhir dan dianalisis menggunakan Nutrisurvey 2017 dan disajikan dalam bentuk persentase. Pengukuran Status Gizi dilakukan terhadap parameter tinggi badan dan berat badan, yang kemudian hasilnya dianalisis dengan menggunakan soft ware Who-Antro Plus untuk menentukan katogeri status gizi berdasarkan hasil z-score dari IMT/U. Hasil penelitian Pola makan pada komponenen jumlah makan menurut median menunjukkan (85,1%) yang artinya masih kurang, komponen jenis makan menunjukkan (30,34%) yang memiliki jenis makan kurang dan komponen frekuensi makan menunjukkan (86,96%) yang memiliki frekuensi makan kurang. pengukuran status gizi pada atlet remaja menunjukkan bahwa sebanyak 95,65% sampel memiliki status gizi baik. Hasil analisis uji korelasi spearman antara pola makan dengan status gizi menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan, yaitu jumlah makan dan status gizi (p=0,6261), sedangkan untuk analasis uji fisher jenis makan dan status gizi (p=0,696) serta frekuensi dan status gizi (p=0,870). Hal ini menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna antara pola makan dan status gizi pada atlet remaja di Maguwoharjo Football Academy.