Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial Instagram sebagai sarana komunikasi informasi jarak jauh dalam organisasi, dengan studi kasus pada acara Temu Teman Palembang yang diselenggarakan oleh UKMK Artea UIN Raden Fatah Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori komunikasi organisasi Miles dan Huberman. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan panitia dan peserta, serta dokumentasi konten Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan penting dalam memfasilitasi komunikasi antara panitia dan peserta yang terpisah secara geografis. Fitur seperti Feed, Stories, Highlight, dan Direct Message (DM) dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi jadwal, lokasi, tata tertib, dan dokumentasi acara. Namun, terdapat tantangan seperti ketidakaktifan sebagian peserta di Instagram, tingginya volume pesan di DM, dan tumpang tindih informasi. Untuk mengatasi hal ini, panitia menggunakan WhatsApp sebagai alternatif komunikasi dan mengoptimalkan fitur Highlight
Copyrights © 2025