Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana metode Design Thinking diterapkan dalam materi Massive Open Online Course (MOOC) Universitas Gadjah Mada serta implikasinya terhadap proses perancangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) dalam konteks penelitian di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi dokumentasi dan studi literatur. Data primer diperoleh dari materi pembelajaran Design Thinking pada MOOC UGM, sedangkan data sekunder berasal dari jurnal nasional yang membahas penerapan Design Thinking dalam perancangan UI/UX pada periode 2020–2025. Analisis dilakukan dengan memetakan materi MOOC UGM ke dalam tahapan Design Thinking dan membandingkannya dengan pola penerapan yang ditemukan dalam penelitian UI/UX di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi MOOC UGM telah selaras dengan berbagai kerangka Design Thinking, seperti Stanford d.school, IDEO, dan Double Diamond, terutama dalam menanamkan pola pikir empati, iteratif, dan kolaboratif. Namun, pada sisi praktik UI/UX, masih ditemukan keterbatasan, khususnya terkait pembahasan deliverables desain, pengenalan tools digital yang umum digunakan di industri, serta penyajian studi kasus produk digital yang kontekstual. Temuan ini menunjukkan bahwa MOOC UGM berperan sebagai fondasi konseptual yang kuat, tetapi masih memerlukan penguatan aspek aplikatif agar lebih relevan dengan kebutuhan perancangan UI/UX saat ini.
Copyrights © 2026