Penelitian ini menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap toleransi siswa di SD Inpres 2 Arso II. Tujuan penelitian mencakup tiga aspek. Pertama, mendeskripsikan kondisi sikap toleransi siswa. Kedua, mengidentifikasi strategi yang digunakan guru PAI. Ketiga, mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa berada pada kategori cukup baik. Siswa mampu berinteraksi tanpa membedakan agama maupun suku. Guru PAI menerapkan beberapa strategi seperti memberi teladan, membiasakan siswa menghargai perbedaan, serta menciptakan suasana ibadah yang nyaman bagi semua. Faktor pendukung strategi meliputi kerja sama guru dan orang tua serta lingkungan sekolah yang kondusif. Faktor penghambat antara lain perilaku bully dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru PAI memiliki pengaruh penting dalam pembentukan toleransi sejak usia sekolah dasar.
Copyrights © 2026