Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effectiveness of Qiro’ah and Ummi Methods in Enhancing Qur'an Reading Skills Abd. Rahman; Shofwan Al Jauhari; Muhammad Taslim
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.864

Abstract

This study aims to compare the effectiveness of the Qiro’ah and Ummi methods in enhancing Qur'an reading skills in Jayapura. This research uses a qualitative design with data collected through observation, interviews, and documentation. The study subjects were Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Darul Qur’an Wadda’wah Argapura and SDIT Permata Hati As-Salaam students. Data analysis was conducted descriptively and qualitatively by systematically organizing, reducing, presenting, and concluding the data. The results show that the Qiro’ah and Ummi methods effectively improve Qur'an reading skills. The Qiro’ah method focuses on mastering makharijul huruf and tajweed through pictorial media, while the Ummi method emphasizes a motherly approach with direct learning and repetition. Both methods successfully improved students' Qur'an reading fluency. The implications of this research indicate that both methods can be applied in various Islamic educational institutions in Jayapura to improve students' Qur'an reading skills. Further research is needed to explore other factors that influence the effectiveness of Qur'an learning.
Strategi Guru PAI dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa di SD Inpres 2 Arso II Rifaldi Andika Yudistira Supriyono; Muhammad Taslim; Zulihi Zulihi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3437

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap toleransi siswa di SD Inpres 2 Arso II. Tujuan penelitian mencakup tiga aspek. Pertama, mendeskripsikan kondisi sikap toleransi siswa. Kedua, mengidentifikasi strategi yang digunakan guru PAI. Ketiga, mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa berada pada kategori cukup baik. Siswa mampu berinteraksi tanpa membedakan agama maupun suku. Guru PAI menerapkan beberapa strategi seperti memberi teladan, membiasakan siswa menghargai perbedaan, serta menciptakan suasana ibadah yang nyaman bagi semua. Faktor pendukung strategi meliputi kerja sama guru dan orang tua serta lingkungan sekolah yang kondusif. Faktor penghambat antara lain perilaku bully dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru PAI memiliki pengaruh penting dalam pembentukan toleransi sejak usia sekolah dasar.
Penggunaan Media Sosial dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Pembangunan V Yapis Waena Sitti Fatima N; Muhammad Taslim; A. Ubaidillah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.946

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan media sosial dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Pembangunan V Yapis Waena serta menganalisis dampak positif dan negatifnya. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendukung proses pembelajaran, peningkatan motivasi siswa, serta penguatan pemahaman materi PAI. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru PAI dan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi teknik untuk memverifikasi keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan YouTube digunakan guru PAI untuk membagikan materi, video pembelajaran, quotes Islami, dan informasi kegiatan keagamaan. Pemanfaatan ini meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Dampak positifnya meliputi akses informasi keagamaan yang lebih luas, pembelajaran lebih interaktif, dan penguatan karakter Islami. Namun, ditemukan pula dampak negatif seperti distraksi, potensi akses konten yang tidak sesuai, dan kurangnya literasi digital. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan guru, fasilitas teknologi, dan pengawasan orang tua, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan perangkat dan jaringan internet. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital dan pengawasan konten untuk memaksimalkan manfaat media sosial dalam pembelajaran PAI.