Penelitian ini menganalisis kinerja pegawai di Kantor DisperindagKUKM Kabupaten Kebumen menggunakan metode Balanced Scorecard. Permasalah utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pengukuran kinerja yang berfokus pada aspek administrativ dan keuangan, tanpa mempertimbangkan indikator strategis seperti kualitas layanan public dan pengembangan SDM. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dari empat perspektif: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-statistik dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan kinerja instansi berada dalam kategori baik. Dari perspektif pelanggan, terjadi peningkatan indeks kepuasan Masyarakat dari triwulan pertama 89,83 menjadi 91,49 pada triwulan kedua. Pada perspektif proses internal, 64,8% pegawai menilai kinerja sangat baik, meskipun terdapat tantangan dalam penyelesaian pekerjaan tepat waktu dan pemanfaatan teknologi. Sementara itu, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan mengungkapkan Tingkat kedisiplinan pegawai sebesai 1,37% keterlambatan, namun masih terdapat kekurangan dalam program pelatihan dan tingginya angka mutase pegawai (44,44%).Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti ini merekomendasikan perbaikan sistem pengukuran kinerja yang lebih holistic, peningkatan pelatihan berbasis kompetensi, serta penguatan strategi retensi pegawai. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan bagi pengambilan kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan public dan pengembangan SDM lingkungan pemerintah Daerah.
Copyrights © 2026