Malnutrisi pada anak masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang krusial dan masih menjadi masalah secara global, terutama di negara-negara berkembang. Kekurangan gizi pada masa kanak-kanak secara langsung terkait dengan perkembangan kognitif dan pertumbuhan fisik masa kanak-kanak dan muncul sebagai salah satu faktor risiko tunggal terkuat untuk mortalitas dan morbiditas neonatal dini. Peran tenaga kesehatan masyarakat sebagai promotor dalam mempromosikan kesehatan sangat penting dalam upaya pemberian edukasi kepada masyarakat tentang upaya peningkatan asupan gizi anak dengan pengolahan bahan pangan , pijat bayi untuk penanggulangan stunting. Tujuan dari pengabdian ini adalah memperdayakan perempuan dalam hal ini kader untuk membantu mengurangi angka stunting dengan memberikan Pendidikan dan pelatihan untuk pemanfaatan susu menjadi yogurt sehingga lebih disukai oleh balita. Selain itu juga memberikan pelatihan pijat bayi dan balita sehingga bisa meningkatkan derajat Kesehatan bayi dan balita. Metode dalam pengabdian ini adalah Presentasi/Ceramah dan demontrasi. Hasil dalam pengabdian ini dalam pemberdayaan masyarakat dengan memberikan Pendidikan dan pelatihan terhadap kader dan masyarakat memberikan dampak yang baik untuk pengetahuan dan penerapan pijat bayi pada balita untuk menstimulasi perkembangan bayi dan balita. Selain itu juga pelatihan Pengolahan susu menjadi Yogurt bisa digunakan untuk makanan tambahan pada balita di Posyandu di Desa Sukorambi.
Copyrights © 2024