Penggunaan Open Source Intelligence (OSINT) dalam pengumpulan intelijen di Indonesia meningkat signifikan, terutama dalam memantau dinamika di Jakarta sebagai pusat saraf nasional. Namun, kualitas dan reliabilitas informasinya menjadi tantangan krusial bagi upaya menjaga Ketahanan Wilayah Jakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan penggunaan OSINT, khususnya terkait reliabilitas dan kredibilitas informasi dalam mendukung keamanan wilayah perkotaan yang kompleks. Melalui survei terhadap 217 profesional intelijen negara yang memiliki pengalaman operasional di wilayah metropolitan, hasil penelitian menunjukkan bahwa OSINT dianggap sangat penting dengan skor 4,35 dari skala 5. Meskipun demikian, terdapat keraguan signifikan mengenai keandalan informasi, di mana rata-rata penilaian berada pada tingkat fairly reliable (C) dan kredibilitas possibly true (3) berdasarkan matriks 6x6 Admiralty System. Temuan menunjukkan bahwa 52% responden memprioritaskan keakuratan data di atas kecepatan pengumpulan, mengingat informasi yang tidak akurat dapat memicu instabilitas di Jakarta yang berdampak langsung pada Ketahanan Nasional. Untuk memperkuat resiliensi wilayah, lembaga intelijen disarankan menerapkan metodologi verifikasi yang lebih ketat melalui standar SANS Institute, mengintegrasikan teknologi analitik canggih, serta meningkatkan kompetensi analis agar OSINT dapat menjadi instrumen deteksi dini yang andal bagi stabilitas ibu kota.
Copyrights © 2026