Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan motorik kasar anak usia dini akibat minimnya aktivitas fisik dan kurangnya pengenalan permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan Tarek Situek terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Al-Azhar Siem, Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 anak dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan setelah perlakuan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Disimpulkan bahwa permainan Tarek Situek berpengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik kasar anak. Implikasinya, permainan tradisional dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk menstimulasi motorik kasar sekaligus melestarikan kearifan lokal.
Copyrights © 2026