Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip kontrak dan manajemen Islam dalam transaksi Letter of Credit (L/C), khususnya dalam konteks perdagangan internasional. Dalam praktiknya, L/C merupakan instrumen perbankan yang krusial untuk menjamin pembayaran antara eksportir dan importir. Namun, dari sudut pandang ekonomi Islam, terdapat sejumlah aspek yang perlu ditinjau ulang agar sesuai dengan prinsip-prinsip syariah seperti keadilan, transparansi, dan larangan terhadap riba serta gharar. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan analisis konten terhadap literatur fikih muamalah dan praktik perbankan syariah kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun L/C konvensional pada dasarnya mengandung unsur jaminan dan kepercayaan, beberapa komponennya—seperti bunga atas keterlambatan pembayaran atau biaya administrasi tidak transparan—dapat bertentangan dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, penting untuk merumuskan model L/C syariah yang mengedepankan akad-akad seperti wakalah, murabahah, dan kafalah. Penelitian ini bermanfaat bagi akademisi, praktisi perbankan syariah, dan regulator dalam memahami potensi integrasi nilai-nilai Islam dalam manajemen risiko dan kontrak keuangan internasional, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan produk keuangan syariah yang lebih sesuai dengan prinsip Islam.
Copyrights © 2010