Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SDN Cimerang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penggunaan paradigma pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data menggunakan kuesioner terbuka, wawancara, dokumentasi, dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PBL meningkatkan kemampuan berpikir kritis, mendorong motivasi dan keterlibatan siswa yang lebih besar, dan menumbuhkan lingkungan belajar yang lebih interaktif. Para guru menunjukkan kemahiran dalam merencanakan dan mengarahkan proses pembelajaran, dan para siswa memberikan respon yang baik terhadap pembelajaran berbasis masalah. Untuk memastikan bahwa PBL diimplementasikan seefektif mungkin, isu-isu seperti keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan siswa masih harus diatasi. Di sekolah dasar, PBL secara umum telah berhasil meningkatkan proses pembelajaran PPKn.
Copyrights © 2026