Latar belakang: UMKM berkontribusi sebesar 61,07% terhadap PDB Indonesia, namun sekitar 87% masih menggunakan pencatatan keuangan secara manual. Kondisi ini menyebabkan proses pengambilan keputusan bisnis kurang efektif dan berisiko terjadi kesalahan pencatatan. Oleh karena itu, digitalisasi sistem manajemen keuangan menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM di era ekonomi digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi sistem manajemen keuangan digital untuk UMKM menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) berbasis framework Laravel serta menganalisis tingkat penerimaan pengguna menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Metode: Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan metode RAD yang meliputi tahap Requirements Planning, User Design, Construction, dan Cutover. Subjek penelitian melibatkan 40 UMKM di Kota Bandung dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan User Acceptance Testing (UAT), serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan TAM. Hasil: Sistem berhasil dikembangkan dalam 6 bulan dengan 8 modul dan 34 fitur menggunakan arsitektur Laravel-MySQL. Pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan 98,7% dengan waktu respons 1,84 detik. Nilai System Usability Scale (SUS) mencapai 78,4 (kategori baik), dan analisis TAM menunjukkan tingkat penerimaan pengguna tinggi dengan 87,3% responden berniat menggunakan sistem secara berkelanjutan. Kesimpulan: Pengembangan sistem manajemen keuangan digital berbasis RAD dan Laravel terbukti efektif, menghasilkan sistem yang mudah digunakan dan memiliki tingkat penerimaan pengguna yang tinggi sehingga dapat mendukung transformasi digital UMKM.
Copyrights © 2026