Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Posyandu Lansia di Gampoeng Juli Mee Teungoh, Kabupaten Bireuen, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan posyandu telah berjalan rutin setiap bulan melalui pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, dan pemberian makanan tambahan, namun belum optimal karena partisipasi lansia masih rendah. Faktor penghambat meliputi ketidakpastian jadwal, kurangnya sosialisasi, keterbatasan sarana, serta kondisi kesehatan lansia, sedangkan faktor pendukung berupa kerja sama dengan puskesmas, dukungan perangkat gampong, dan komitmen kader. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan komunikasi, penjadwalan, dan fasilitas guna meningkatkan partisipasi lansia serta kualitas pelayanan secara berkelanjutan
Copyrights © 2026