Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah secara kritis melalui proses analisis hingga menemukan penyelesaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah peserta didik setelah penerapan model PBL berbantuan LKPD Elektronik Berbasis SETS dibandingkan model Direct Learning, serta menganalisis profil kemampuan pemecahan masalah setelah penerapan model PBL Berbantuan LKPD Elektronik Berbasis SETS. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Rembang menggunakan desain quasi experiment dengan bentuk nonequivalent control group. Sampel diperoleh melalui teknik cluster random sampling, dengan kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah antara kedua kelompok, di mana kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi. Profil kemampuan pemecahan masalah peserta didik setelah penerapan model PBL berbantuan LKPD Elektronik berbasis SETS berada pada kriteria sangat baik, baik, dan cukup. Disimpulkan bahwa model PBL Berbantuan LKPD Elektronik berbasis SETS lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dibandingkan model Direct Learning.
Copyrights © 2026