Pemilu merupakan pilar demokrasi Indonesia, namun tantangan seperti kesalahan input data dan inefisiensi sistem pada Sirekap masih terjadi. Penelitian ini merancang frontend berbasis blockchain untuk pengelolaan data pemilu bagi KPU, meningkatkan transparansi dan kegunaan. Menggunakan metode Design Thinking, proses meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan testing untuk memahami kebutuhan pengguna. Frontend dibangun dengan Next.js, Tailwind CSS, dan TypeScript, menghasilkan antarmuka interaktif. Pengujian usability dengan staf KPU dan masyarakat menghasilkan skor System Usability Scale (SUS) 89,72, termasuk dalam kategori A (Best Imaginable). Pengujian otomatis via Selenium IDE dan Katalon memastikan stabilitas fungsional. Sistem Votechain meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepuasan pengguna, sejalan dengan SDG 16 tentang tata kelola inklusif. Penelitian ini menawarkan solusi skalabel untuk pemilu digital. Kata kunci— Pemilu, UI/UX, Design Thinking, Frontend, Blockchain
Copyrights © 2026