Evaluasi pendidikan memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas serta kesesuaian sistem pendidikan nasional terhadap tuntutan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kebijakan evaluasi pendidikan di Indonesia, khususnya dengan menelaah transformasi sistem penilaian nasional dari Ujian Nasional (UN) menuju Asesmen Nasional (AN), serta menganalisis implementasi kebijakan Merdeka Belajar dalam praktik evaluasi pada berbagai jenjang dan satuan pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah systematic literature review dengan menghimpun dan menganalisis berbagai sumber berupa artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pemerintah, serta laporan resmi yang diterbitkan dalam rentang waktu 2022 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan dari UN ke AN mencerminkan adanya pergeseran paradigma evaluasi, dari yang berorientasi pada penguasaan konten menuju pengukuran kompetensi esensial, seperti literasi dan numerasi. Selain itu, kebijakan Merdeka Belajar turut mendorong penguatan evaluasi formatif yang lebih kontekstual, adaptif, dan berfokus pada pengembangan karakter peserta didik. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, antara lain kesenjangan kapasitas antarwilayah, keterbatasan infrastruktur digital, serta belum meratanya pemahaman pendidik terhadap instrumen evaluasi baru. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis berupa peningkatan kompetensi guru, pemerataan akses teknologi, serta harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah
Copyrights © 2026