Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, etos kerja, dan beban kerja terhadap kedisiplinan kerja pegawai pada Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Humbang Hasundutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 35 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan kerja pegawai, yang dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 3,324 lebih besar dari ttabel 2,039 serta nilai signifikansi sebesar 0,002 lebih kecil dari 0,05. Etos kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan kerja dengan nilai thitung sebesar 2,120 lebih besar dari ttabel 2,039 dan nilai signifikansi sebesar 0,042 lebih kecil dari 0,05. Selanjutnya, beban kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan kerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 2,272 lebih besar dari ttabel 2,039 dan nilai signifikansi sebesar 0,030 lebih kecil dari 0,05. Secara simultan, budaya organisasi, etos kerja, dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan kerja pegawai, dengan nilai Fhitung sebesar 40,999 lebih besar dari ttabel 2,91 serta nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,779 atau 77,9%, yang berarti bahwa variabel budaya organisasi, etos kerja, dan beban kerja mampu menjelaskan variasi kedisiplinan kerja pegawai sebesar 77,9%, sedangkan sisanya sebesar 22,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Copyrights © 2026