Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April

Manajemen Sumber Daya Manusia di Instalasi Rawat Inap dan Rawat Jalan Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi

Husnawati Husnawati (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Khairil Armal (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Ikhwanul Khairi Nurhakim (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
⁠Egi Evanda (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Ezra Maresa Br. Simamora (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Putri Dewica (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Amanda Putri Pratiwi (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Cindy Ayu Lestari (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Larasati Dinda Meditha (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Selvi Aulia Wibowo (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Siti Khodijah (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
yahmi Anola (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)
Cindy Novia Rahmasari (Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau)



Article Info

Publish Date
21 Apr 2026

Abstract

Pengelolaan tenaga kefarmasian yang tepat menjadi faktor kunci dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Kompleksitas pelayanan farmasi, baik pada unit rawat inap maupun rawat jalan, menuntut adanya keseimbangan antara jumlah tenaga dengan beban kerja yang ada. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan sumber daya manusia (SDM) tenaga kefarmasian berdasarkan beban kerja aktual pada instalasi farmasi rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder berupa jumlah pasien, jenis pelayanan, serta aktivitas kefarmasian. Analisis dilakukan menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) dan dibandingkan dengan metode rasio sesuai standar pelayanan kefarmasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kefarmasian pada unit rawat inap telah terpenuhi secara optimal, baik untuk apoteker maupun tenaga teknis kefarmasian, sehingga beban kerja dapat terdistribusi secara merata. Sebaliknya, pada unit rawat jalan ditemukan adanya kekurangan tenaga, terutama apoteker, yang menyebabkan tingginya beban kerja dan berpotensi menurunkan kualitas pelayanan. Pembahasan menunjukkan bahwa perbedaan karakteristik pelayanan antara rawat inap dan rawat jalan mempengaruhi kebutuhan tenaga. Rawat jalan memiliki beban kerja yang lebih tinggi dan fluktuatif, sehingga membutuhkan jumlah tenaga yang lebih besar. Kesimpulannya, perencanaan SDM berbasis beban kerja sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga, khususnya pada unit rawat jalan yang memerlukan penambahan tenaga guna meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

RIGGS

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to ...