Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam strategi pemasaran, salah satunya melalui pemanfaatan influencer marketing sebagai sarana komunikasi dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran influencer marketing dalam membangun kepercayaan konsumen melalui pendekatan systematic literature review (SLR) dengan mengumpulkan, mengkaji, dan mensintesis berbagai artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kepercayaan konsumen melalui kredibilitas influencer, kualitas komunikasi, serta tingkat keterlibatan dengan audiens. Kepercayaan konsumen terbentuk melalui penyampaian konten yang autentik, konsisten, dan relevan dengan kebutuhan audiens, serta diperkuat oleh kesesuaian antara karakter influencer dan produk yang dipromosikan sesuai dengan konsep Match-Up Hypothesis. Selain itu, faktor daya tarik, keahlian, originalitas, dan homofili juga berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas influencer dalam memengaruhi persepsi dan sikap konsumen. Interaksi yang intens antara influencer dan audiens turut menciptakan kedekatan emosional yang berdampak pada meningkatnya kepercayaan serta minat pembelian konsumen. Di sisi lain, kurangnya transparansi dalam sponsorship, ketidaksesuaian antara influencer dan produk, serta over-exposure dan keterlibatan influencer dalam isu negatif dapat menurunkan tingkat kepercayaan konsumen secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan influencer marketing dalam membangun kepercayaan konsumen ditentukan oleh kredibilitas, kesesuaian, kualitas komunikasi, serta transparansi dalam penyampaian informasi pemasaran secara berkelanjutan dan konsisten dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026