Zona dilema pada simpang bersinyal merupakan area kritis di mana pengendara sepeda motor harus memutuskan berhenti atau mempercepat saat lampu kuning menyala. Penelitian ini menganalisis perilaku pengendara di simpang Tombolotutu–Soeprapto–Hangtuah, Kota Palu, melalui survei lalu lintas dan metode spot speed. Data dikumpulkan menggunakan kamera aksi dan pengukuran geometrik. Hasil menunjukkan volume lalu lintas sebesar 275 smp/jam, dengan kecepatan berkisar antara 2,11 km/jam hingga 26,79 km/jam. Percepatan maksimum tercatat 4,10 m/s², sedangkan perlambatan terlama 0,45 m/s². Temuan memperlihatkan bahwa keputusan pengendara tidak hanya dipengaruhi usia, tetapi juga jenis kendaraan dan kondisi berkendara. Penelitian ini menekankan pentingnya faktor perilaku dalam keselamatan lalu lintas dan merekomendasikan penerapan Ruang Henti Khusus (RHK) sepeda motor untuk mengurangi risiko di zona dilema. Kontribusi penelitian terletak pada peningkatan keselamatan simpang dan efisiensi lalu lintas perkotaan.
Copyrights © 2026