Kinerja guru merupakan faktor kunci dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, namun dalam praktiknya masih ditemukan variasi kinerja yang dipengaruhi oleh faktor manajerial dan lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan manajerial kepala sekolah, supervisi akademik, dan budaya sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah guru sekolah dasar di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, dengan sampel sebanyak 189 responden yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan manajerial kepala sekolah, supervisi akademik, dan budaya sekolah masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai koefisien determinasi berturut-turut sebesar 0,646; 0,588; dan 0,538. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 75,3% terhadap variasi kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja guru tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan pendekatan yang terintegrasi melalui penguatan kepemimpinan kepala sekolah, pelaksanaan supervisi akademik yang berkelanjutan, serta pengembangan budaya sekolah yang kondusif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola pendidikan dalam merancang strategi peningkatan mutu pembelajaran berbasis sistem manajemen sekolah yang holistik.
Copyrights © 2026