Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan bahan ajar inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan bahan ajar SIBICA berbasis pendekatan deep learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap development. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, dan siswa sekolah dasar. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi dengan skala Likert. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar SIBICA memperoleh tingkat kevalidan sangat baik, dengan persentase penilaian ahli media sebesar 83,636% dan ahli materi sebesar 92,307%. Bahan ajar ini dinilai layak digunakan karena telah memenuhi aspek kelayakan materi, media, kebahasaan, serta kualitas pembelajaran. Selain itu, bahan ajar berbasis deep learning mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengembangkan kemandirian dan keterampilan kolaboratif. Dengan demikian, bahan ajar SIBICA berbasis pendekatan deep learning berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026