Sekolah Menengah Kejuruan memiliki peran penting dalam menyiapkan lulusan siap kerja, namun masih tingginya angka pengangguran menunjukkan perlunya penguatan aspek non-teknis siswa. Permasalahan yang ditemukan di SMKN 02 Setu meliputi rendahnya motivasi belajar, kedisiplinan, kepercayaan diri, serta belum optimalnya layanan bimbingan dan konseling. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan layanan bimbingan dan konseling Islami untuk meningkatkan pengembangan diri siswa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, penerapan media berbasis teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi, kedisiplinan, kepercayaan diri, serta keterampilan sosial siswa. Selain itu, tersusun modul bimbingan dan konseling Islami serta terintegrasinya nilai religius dalam layanan konseling. Program ini memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa yang siap menghadapi dunia kerja.
Copyrights © 2026