Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang berdirinya Rumah Makan Gratis Kaum Dhuafa di daerah 16 Ulu Kota Palembang, sistem pengelolaan program makan gratis yang dijalankan, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola rumah makan gratis dan penerima manfaat program. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Makan Gratis Kaum Dhuafa didirikan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat berpenghasilan rendah dan bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pangan bagi kelompok dhuafa. Pengelolaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan jumlah porsi makanan, pengorganisasian relawan dan sumber daya, pelaksanaan proses memasak dan distribusi makanan, serta pengawasan terhadap jalannya program. Dalam perspektif ekonomi Islam, kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai ihsan, rahmah, ta’awun, dan ukhuwah. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program antara lain fluktuasi harga bahan makanan, keterbatasan jumlah porsi dibandingkan dengan jumlah penerima manfaat, serta kondisi cuaca yang mempengaruhi proses pengadaan bahan makanan. Meskipun demikian, program makan gratis ini tetap berjalan secara konsisten sebagai bentuk solidaritas sosial masyarakat.
Copyrights © 2026