Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program-program edukasi Museum Provinsi Kalimantan Barat yang diprogramkan dan dilaksanakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data; observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui tahapan; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Museum Provinsi Kalimantan Barat memiliki enam program edukasi yaitu; Pelayanan Edukasi Kultural, Pameran Temporer, Lomba Edukatif Kultural, Pelestarian Kebudayaan, Sepekan Festival Museum, dan Museum Keliling. Pelaksanaan program-program melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kendala yang dihadapi; Keterbatasan SDM secara kualitas/kuantitas, Kekurangan sarana dan prasarana, Jarak koordinasi dan komunikasi eksternal, Kesulitan sumber bahan baku, Kurangnya jumlah peserta, Kurangnya kesiapan tenaga kerja dan eksternal, Waktu pelaksanaan berubah-ubah, Pecahnya vitrin dan Akses jalan kurang memadai. Dampak pelaksanaan program; kurangnya kualitas pameran, layanan dan daya tarik, sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi dan informasi, penambaham SDM dan berkerja sama dengan sejarawan.
Copyrights © 2026