Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada UMKM Pom Mini Mokla dalam meningkatkan efisiensi transaksi. Kegiatan dilakukan menggunakan metode pendampingan partisipatif melalui tahapan survei awal, sosialisasi, praktik penggunaan, penerapan, dan evaluasi. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi QRIS. Sebelum penerapan, sistem pembayaran dilakukan secara tunai dan pencatatan keuangan masih manual sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan pelayanan, kesalahan pencatatan, serta keterbatasan dalam monitoring arus kas. Setelah implementasi QRIS, metode pembayaran menjadi lebih fleksibel dengan adanya sistem non-tunai, proses transaksi lebih cepat melalui pemindaian kode QR, serta pencatatan transaksi tercatat otomatis dalam sistem aplikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan efisiensi operasional, penurunan risiko kesalahan transaksi, serta peningkatan rata-rata pendapatan harian sekitar 20%. Selain itu, penggunaan QRIS turut mendukung pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur dan transparan. Dengan demikian, implementasi QRIS tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi juga mendorong transformasi manajerial UMKM menuju sistem operasional yang lebih modern dan berbasis data.
Copyrights © 2026