Kegiatan lomba 17 Agustus antar dusun di Desa Neotonda, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, bersama mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Maumere menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya masyarakat dapat merayakan kemerdekaan di wilayahnya sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari seluruh lapisan masyarakat yang terlibat sebagai peserta, panitia, maupun penonton. Lomba tidak hanya menghadirkan suasana kebersamaan dan hiburan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, sportivitas, serta meningkatkan partisipasi sosial. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pendidikan karakter sekaligus media untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini memberikan pengalaman nyata dalam pengabdian masyarakat. Secara keseluruhan, lomba 17 Agustus terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mempererat persatuan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan membangun fondasi kemandirian masyarakat untuk melanjutkan tradisi positif di masa mendatang.
Copyrights © 2026