Santi H. Jaudin
Universitas Muhammadiyah Maumere

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Lomba 17 Agustus Antar Dususn Desa Neotonda Bersama Mahasiswa KKN: Pengabdian Santi H. Jaudin; Macho Ramadhan; Sitti Hajar Rahmat Nia; Agustina Dai; Mutia Malmar; Nurul Umaya; Maria Nona Yefi; Kostadia Nona Lence; Kordiana Wisang; Muhamad Fatir Maulana; Rati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6081

Abstract

Kegiatan lomba 17 Agustus antar dusun di Desa Neotonda, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, bersama mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Maumere menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya masyarakat dapat merayakan kemerdekaan di wilayahnya sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari seluruh lapisan masyarakat yang terlibat sebagai peserta, panitia, maupun penonton. Lomba tidak hanya menghadirkan suasana kebersamaan dan hiburan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, sportivitas, serta meningkatkan partisipasi sosial. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pendidikan karakter sekaligus media untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini memberikan pengalaman nyata dalam pengabdian masyarakat. Secara keseluruhan, lomba 17 Agustus terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mempererat persatuan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan membangun fondasi kemandirian masyarakat untuk melanjutkan tradisi positif di masa mendatang.
Membangun Budaya Literasi Melalui Pondok Baca di Desa Neotonda, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende: Pengabdian Nurul Umaya; Sitti Hajar Rahmat Nia; Macho Ramadan; Agustina Dai; Kordiana Wisang; Mutia Malmar; Santi H. Jaudin; Muhammad Fatir Maulana; Rati; Maria Nona Yefi; Kostadia Nona Lence; Abdull Gadri Jihad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6229

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun budaya literasi melalui pendirian Pondok Baca di Desa Neotonda, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende oleh Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadya Maumere . Latar belakang program ini diangkat dari rendahnya minat baca anak-anak desa serta terbatasnya akses terhadap bahan bacaan dan fasilitas literasi. Pondok baca menjadi solusi nyata dalam menghadirkan ruang belajar nonformal yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak usia 6–12 tahun, baik yang masih bersekolah maupun tidak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, penguatan budaya literasi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilakukan setiap sore, kecuali hari Minggu, dengan berbagai aktivitas seperti membaca, berdiskusi, mendongeng, menulis, dan bermain edukatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat baca, kemampuan komunikasi, serta kepercayaan diri anak-anak. Selain itu, dukungan masyarakat dan keterlibatan orang tua turut memperkuat keberhasilan program ini. Pondok baca terbukti tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi dasar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kolaborasi, kedisiplinan, dan semangat belajar sepanjang hayat. Program pondok baca Desa Neotonda penting untuk membangun generasi muda yang cerdas, kritis, dan berkarakter sejak dini lewat literasi.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berbasis STEM Terintegrasi Kearifan Lokal Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gerak Lurus Beraturan (GLB): Penelitian Santi H. Jaudin; Erwin Prasetyo; Nur Iftitah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran berbasis STEM terintegrasi kearifan lokal, perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta pengaruh pembelajaran berbasis STEM terintegrasi kearifan lokal terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Gerak Lurus Beraturan (GLB). Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, yaitu penelitian yang diawali dengan pengumpulan dan analisis data kuantitatif, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan dan analisis data kualitatif untuk memperkuat dan menjelaskan hasil penelitian. Data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru, observasi aktivitas peserta didik, angket respon peserta didik, dan wawancara peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis STEM terintegrasi kearifan lokal terlaksana dengan sangat baik. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 83,36 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 75,52. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000093 (<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari pembelajaran berbasis STEM terintegrasi kearifan lokal terhadap hasil belajar peserta didik. Temuan kualitatif memperkuat hasil kuantitatif dengan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM terintegrasi kearifan lokal mampu melibatkan peserta didik secara aktif, memperoleh respon yang sangat baik, serta membantu peserta didik memahami konsep Gerak Lurus Beraturan melalui pembelajaran yang kontekstual. Dengan demikian, pembelajaran berbasis STEM terintegrasi kearifan lokal efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Gerak Lurus Beraturan.