Pendapatan dan belanja daerah merupakan komponen utama dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan daerah berfungsi sebagai sumber utama pembiayaan kegiatan pemerintahan yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer dari pemerintah pusat, serta lain-lain pendapatan yang sah, sedangkan belanja daerah digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan belanja daerah serta mengkaji hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengkaji, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai teori serta hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian fiskal daerah masih menjadi tantangan, yang ditandai dengan rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah dan tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, struktur belanja daerah yang masih didominasi oleh belanja operasional menunjukkan bahwa alokasi anggaran belum sepenuhnya optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan pendapatan dan belanja daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kinerja keuangan pemerintah daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan
Copyrights © 2026