Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pendapatan Dan Belanja Daerah: Penelitian Meilani Putri; Siti Fatimah; Salwa Lailani; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6115

Abstract

Pendapatan dan belanja daerah merupakan komponen utama dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan daerah berfungsi sebagai sumber utama pembiayaan kegiatan pemerintahan yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer dari pemerintah pusat, serta lain-lain pendapatan yang sah, sedangkan belanja daerah digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan belanja daerah serta mengkaji hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengkaji, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai teori serta hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian fiskal daerah masih menjadi tantangan, yang ditandai dengan rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah dan tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, struktur belanja daerah yang masih didominasi oleh belanja operasional menunjukkan bahwa alokasi anggaran belum sepenuhnya optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan pendapatan dan belanja daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kinerja keuangan pemerintah daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan
Penerapan Konsep Elastisitas Permintaan dan Penawaran Produk Strategi Penetapan Harga Produk Baru: Analisis Sensitivitas Perubahan Harga terhadap Kuantitas yang Diminta/Ditawarkan Muhammad Yusuf; Rain Taruna Ompusunggu; Siti Fatimah; Nia Adelina Br Sembiring; Ririn Yolanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi penetapan harga optimal bagi produk baru dengan memanfaatkan konsep elastisitas permintaan (Price Elasticity of Demand/PED) dan elastisitas penawaran (Price Elasticity of Supply/PES). Produk baru umumnya menghadapi ketidakpastian pasar, perubahan preferensi konsumen, serta keterbatasan informasi mengenai respons permintaan dan kapasitas penawaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung analisis kualitatif melalui pengkajian hubungan harga dan kuantitas, data penjualan, survei kepuasan pelanggan, serta wawancara dengan pelaku usaha. Pendekatan matematika ekonomi digunakan untuk menghitung tingkat elastisitas, menilai sensitivitas konsumen dan produsen, serta mengidentifikasi implikasi perubahan harga terhadap pendapatan dan laba. Pembahasan diterapkan pada pengembangan produk UMKM Teras Steak yang menunjukkan bahwa permintaan cenderung elastis, sehingga perubahan harga yang relatif kecil dapat menimbulkan perubahan kuantitas penjualan yang lebih besar. Kondisi tersebut mendukung penggunaan harga penetrasi, segmentasi harga, paket bundling, dan promosi terbatas untuk meningkatkan volume penjualan tanpa mengorbankan keberlanjutan keuntungan. Dari sisi penawaran, kemampuan menyesuaikan kapasitas produksi, struktur biaya, ketersediaan bahan baku, dan teknologi menjadi penentu kecepatan respons produsen terhadap perubahan harga. Hasil penelitian menegaskan bahwa keputusan harga produk baru perlu mengintegrasikan elastisitas permintaan dan penawaran, proyeksi pendapatan, pengendalian biaya, serta evaluasi pasar secara berkala. Kerangka ini memberikan dasar analitis bagi UMKM untuk menetapkan harga yang kompetitif, mengurangi risiko kegagalan produk, dan menjaga pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.