Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan penggunaan media pembelajaran konvensional dan digital terhadap minat belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 077278 Zari-Zari. Latar belakang penelitian adalah variasi penggunaan media yang belum mempertimbangkan minat belajar, khususnya di sekolah daerah 3T. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran konvensional konsisten dalam meningkatkan dan mempertahankan minat belajar karena bersifat aktif dan konkret. Sementara itu, media pembelajaran digital, efektif memicu minat awal melalui daya tarik visual dan animasi, namun sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur. Oleh karena itu, pada sekolah dengan fasilitas terbatas, media konvensional lebih adaptif dan stabil dalam mendukung minat belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS.
Copyrights © 2026